Friday, June 29, 2012

penguunaan software blocplan

4. Berikut adalah panduan penggunaan software BLOCPLAN


Blocplan hanya dapat dijalankankan secara sempurna oleh OS XP, jika bukan XP maka gunakan software DOSBOX. Sebelumnya tempatkan BLOCPLAN di directory yang mudah dijangkau serta tidak rumit menemukannya. Dalam contoh di bawah ini, BLOCPLAN disimpan pada
E:\BLOCPLAN\BPLAN90

Prosedur penggunaan BLOCPLAN:

1. Input directory dimana folder software BLOCPLAN ditempatkan pada Hard Disk Anda. Pada contoh dibawah ini karena komputer Bunga (bukan nama sebenarnya) menyimpan BLOCPLAN di directory E, maka ketik mount e e:/ (tekan ENTER)



2. Input e:/ untuk mengganti Directory Z menjadi E: ( E: merupakan tempat dimana Blocplan berada)



3. Input dir untuk melihat daftar folder pada Directory E:



4. Pada E:\ Input cd blocplan, maka akan muncul tampilan sebagai berikut:



5. Pada E:\BLOCPLAN> Input BPLAN90







Maka, Anda akan segera dapat menjalankan software BLOCPLAN dan dapat segera melanjutkan prosedur dibawah ini. Prosedur dalam menjalankan blocplan ini adalah sebagai berikut:

i. Tampilan Awal (Nyalakan Caps Lock Komputer Anda)


ii. Pilihan input data. Disk (D) merupakan file yang sudah disimpan sebelumnya di hard drive komputer
Anda, sedangkan Keyboard (K) merupakan file baru yang akan di-input. Pilihlah (K)
iii. Masukkan jumlah departemen di dalam kantor, maksimum 18 buah
iv. Masukkan nama-nama departemen beserta luas areanya sampai dengan departemen ke-18. Input luas sesuai dengan kolom LUAS LANTAI yang didapat dari LUAS + ALLOWANCE pada modul 3.
v. Konfirmasi data luas area departemen
vi. Masukkan hubungan kedekatan antar departemen yang didapatkan berdasar ARC kantor. Tekan
ENTER untuk menginput relasi ke departemen selanjutnya. vii. Masukkan Nilai Vektor, gunakan angka default Blocplan saja















viii. Rekapitulasi skor tiap departemen yang dihitung berdasarkan nilai vektor ix. Menu utama, pilih opsi 3. Single Story Layout


x. Menu Single Story, pilih opsi nomor 4 Automatic Search
xi. Pilih jumlah layout yang ingin dihasilkan, input 20 (karena maksimal sebesar 20). Maka akan dicari 20
layout.


xii. Blocplan akan menanyakan departemen mana saja yang lokasinya kita tentukan sendiri. Departemen yang lokasinya ditentukan sendiri (INI HANYA CONTOH) serta fixed adalah resepsionis & satpam yang diletakkan di bagian depan dekat pintu masuk, lalu bagian dapur yang terletak di bagian tengah kanan, dan bagian produksi yang ditempatkan di bagian bawah.















xiii. Setelah dilakukan komputasi pada 20 layout, akan ditampilkan nilai adjacency score dari tiap layout yang dihasilkan. Pilih nilai adjacency yang paling mendekati 1.
xiv. Berikut ini merupakan contoh hasil layout terbaik (adjacency score paling mendekati 1)
Layout 16 Layout 18




















xv. Jika terdapat lebih dari 1 layout yang adjacency score nya paling tinggi, pilih salah satu dengan memberikan pertimbangan-pertimbangan tertentu terhadap letak suatu ruangan.
xvi. Kembali ke menu utama (STEP ke-x), kemudian save problem data.



PERHATIAN:

Setiap langkah dalam mengerjakan blocplan WAJIB di-capture atau difoto




3.3 Area Allocation Diagram Gabungan
Ketentuan Pembuatan :
1) Dibuat dengan ukuran 1:200 dari ukuran sebenarnya. Perhatikan ukuran mesin dan kebutuhan khusus setiap ruang, sesuaikan spesifikasi pada perhitungan luas lantai, dan ketentuan khusus (sisi terbuka, lebar gang, dsb).
2) Ruang-ruang yang pada ARD disatukan (misalnya Produksi, Gudang, dll.), dipisahkan kembali sesuai kebutuhan ruangan pada perhitungan Luas Lantai.
3) Pada AAD Gabungan, lokasi Kantor dan Pabrik sedapat mungkin dipisahkan, namun masih dalam satu diagram.
4) Usahakan keseluruhan kompleks telah berbentuk persegi dengan batas-batas luar pabrik yang jelas, termasuk di dalamnya penempatan pintu, tembok serta jendela.
5) AAD yang dibuat bukan hanya menggambarkan letak dan luas ruang yang diperlukan, tetapi harus sudah ada isinya (misal untuk kantor sudah ada meja kursi).

DAFTAR PUSTAKA
[1] Apple, James M., Tataletak Pabrik dan Pemindahan Bahan, Penerbit ITB, Bandung, 1990. [2] Tompkins, James A., et al., Facilities Planning, John Wiley & Sons, Canada, 1996.
[3] Heragu, Sunderesh., Facilities Design 2nd Edition, PWS Publishing Company, Boston,2006

untuk lebih jelasnya beserta gambar silahkan download disini


3 comments:

Ainur Rodliyah said...

permisi min, numpang tanya. ada gak blockplan yg compatible dg windosw 7? terimakasih

Ainur Rodliyah said...

permisi min, numpang tanya. ada gak blockplan yg compatible dg windosw 7? terimakasih

heru aewo said...

terakhir saya menggunakan blogplan dengan windows 7 kalau tidak salah, bisa jalan dengan normal, coba nanti saya cek lagi..terima kasih :)